komponen dioda zener
Komponen Elektro

Komponen Dioda Zener

Komponen Dioda Zener – Dioda zener adalah komponen elektronika yang sering digunakan dalam kehidupan sehari-hari .

Dioda zener berfungsi mengalirkan arus listrik ke arah yang berlawanan apabila tegangan yang diberikan kepada dioda ini melampaui batas.

Tegangan yang diberikan secara berlebihan ini di sebut dengan “tegangan zener” atau “tegangan tembus” (breakdown voltage).

Dioda zener memiliki karakteristik berbeda dengan dioda biasa. Kalau dioda biasa hanya bisa menyalurkan arus listrik ke satu arah. Sedangkan dioda zener bisa mengalirkan arus listrik secara berlawanan.

Dioda biasa tidak akan bisa melakukan pekerjaannya seperti zener. Dioda biasa tidak bisa mengalirkan arus listrik secara berlawanan apabila diberi catuk-balik [reverse-blased] di bawah tegangan rusaknya.

Jika dioda biasa diberikan kelebihan arus listrik, maka dioda tersebut akan rusak karena akan menyebabkan panas pada dioda tersebut.

Adapun dioda zener, ketika diberikan arus berlebih maka dioda tersebut akan tetap baik-baik saja. Hanya saja, dioda zener akan cepat rusak ketika orang yang melakukannya berada pada batas kemampuan.

Dioda zener dapat memberikan tegangan jatuh [ drop voltage ] sekitar 0.6 volt pada kasus pencatuan-maju.

Tegangan jatuh yang diberikan oleh dioda zener biasanya digunakan untuk dioda silikon. Untuk pemakaian tegangan jatuh itu tergangtung dioda yang digunakan.

Cara kerja Komponen Dioda zener

rangkaian dioda zener
sumber ; id.wikipedia.org

1. Tegangan

Dalam proses doping, tegangan tembusnya bisa diatur atau di kontrol secara akurat dan tepat.

Toleransi paling biasa yang bisa didapat oleh dioda adalah 5% dan 10%. Tapi untuk dioda zener, ia dapat mencapai toleransi 0.05%.

Efek diatas telah ditemukan oleh salah seorang fisikawan yang berasal dari Amerika yang bernama Clarence Melvin Zener.

Selain dari efek diatas yang berpengaruh, ada efek lain yang menghasilkan perubahan yang sama. Efek tersebut dinamakan dengan efek avalanche. Efek ini sama halnya seperti dalam dioda avalanche.

Pembentukan kedua dioda ini sebenarnya dibentuk melalui proses yang sama. Dan dua efek diatas yang telah disebutkan memang terjadi pada kedua tipe dioda, zener dan avalanche.

Untuk dioda silikon, tegangan yang dihasilkannya bisa mencapai 5,6 volt. Begitupun dengan dioda zener.

Efek zener adalah efek utama yang dimana efek ini memperlihatkan koefisiensi temperatur yang negatif.

Dioda zener ketika menghasilkan 5,6 volt, maka efek zener menjadi efek utama. Namun apabila tegangan melebihi 5,6 volt, maka efek avalanche menjadi efek utama. Dan efek ini akan menghasilkan koefisiensi temperatur yang positif.

Kalau kita perhatikan penjelasan diatas, maka dalam dioda zener yang bertegangan 5,6 volt akan memunculkan kedua efek. Efek yang keluar adalah effect zener dan efek avalanche.

Kedua efek tersebut akan menghasilkan koefisiensi temperatur yang koefisiensi tersebut akan membatalkan satu sama lain.

Kalau koefisiensi telah membatalkan satu sama lain, maka dioda zener 5,6 volt akan menjadi pilihan utama dalam aplikasi temperatur yang sensitif.

Di dunia ini, bisa saja muncul manufaktur yang modern, dimana mereka bisa membuat sebuah dioda yang tegangannya lebih tinggi dari pada 5,6 volt. Akan tetapi koefisiensi temperaturnya lebih kecil dibandingkan dengan temperatur ini.

Semua dioda yang di jual dipasaran telah dipasang tanda atau kode voltase pada operasinya. Biasanya tulisan tersebut di tulis di permukaan kristal dioda.

2. Sifat

Kalau kita lihat kembali tentang sifat yang dimiliki oleh dioda zener, maka sifat yang dimilikinya hampir sama dengan dioda biasa.

Bisa saja sifat zener jauh berbeda dengan dioda biasa kalau alat yang dibuat sengaja di beri tegangan tembus yang jauh dikurangi.

Tegangan yang telah jauh di kurangi tersebut biasa disebut dengan tegangan zener.

Salah satu yang dimiliki oleh dioda zener adalah p-n junction. P-n junction yang dimiliki oleh dioda ini memiliki doping yang berat.

Doping yang berat ini memungkinkan elektron yang tembus atau tunnel dari pita valensi material tipe-p ke dalam sebuah pita konduksi material tipe-n.

Sebuah dioda zener akan menunjukan prilaku yang terkontrol kepada tegangan tembus ketika dicatu balik.

Untuk menjaga tegangan jatuh agar tetap pada tegangan zener, maka dioda zener akan melewatkan arus listrik.

Misalnya sebuah dioda zener 5,6 volt akan tetap menunjukan tegangan jatuh pada 5,6 volt ketika dioda tersebut diberi catu balik.

Dioda zener biasanya digunakan untuk membangkitkan tegangan referensi, karena dioda tersebut memiliki arus yang terbatasi.

Tujuan tersebut adalah untuk menstabilkan atau untuk menyeimbangkan tegangan-tegangan aplikasi arus yang kecil.

Dioda zener bisa melewatkan arus yang besar apabila dioda tersebut di dukung oleh IC atau beberapa transistor yang digunakan sebagai output.

Pemakaian Komponen Dioda Zener

zener diode
sumber :embeddednesia.com

Dalam sirkuit elektronik dioda zener digunakan secara luas. Fungsi utama dari dioda zener adalah untuk dapat menstabilkan tegangan dari arus AC menjadi arus DC.

Kutup positif sebuah tegangan ac yang tidak rata atau yang masih ada bekas arus gelombang ac dihubungkan ke kutup positif dioda zener. Maka ketika peristiwa tersebut telah dihubungkan akan terjadi mencatu balik.

Dioda zener akan bertingkah seperti hubung singkat atau kortsleting ketika tegangan telah mencapai tembus dioda tersebut.

Sehingga hasilnya akan membatasi angka yang telah ditetapkan sebelumnya, yaitu voltase yang telah tertulis di dalam dioda zener.

Dioda zener juga digunakan sebagai sumber tegangan tetap ketika dipasangkan dengan regulator tegangan dan regulator tegangan shunt.

Rumus dioda zener

Rumus umum yang biasa digunakan untuk dioda zener adalah sebagai berikut :

Is =( Vs -Vz )/ (Rs)

Agar kita bisa memahami dari sebuah rumus dioda zener, maka kita juga harus paham bagaimana cara kerja dioda zener dalam sebuah rangkaian. Inilah dia pembahasan tentang rumus dioda zener agar bisa memahami lebih jelas.

Is =( Vs -Vz )/ (Rs)

Keterangan ;

Is = Besarnya arus yang mengalir

Rs = Tegangan Resistor

Vs = Sumber tegangan

Vz = Tegangan dioda zener

Cara membaca Kode Dioda Zener

Kalau kita perhatikan komponen dioda zener, maka untuk pembacaan kode tidak ada standarnya.

Karena dioda zener dibuat berbeda-beda dan tergantung manufaktur mana yang telah membuat komponen tersebut.

Tapi kalau ingin memahami cara membacanya, maka bisa di baca di bawah ini bagaimana cara membaca kodenya.

Contoh apabila kamu menemukan tulisan 5V6 dalam komponen dioda zener, maka maksud dari kode tersebut adalah dioda zener menstabilkan tegangan output sebesar 5,6 VDC.

Adapun yang dimaksud dengan pembacaan code dioda zener tergantung manufaktur yang membuatnya. Anda bisa melihat kode zener di bawah ini, karena kode zener di bawah ini telah memiliki kode tersendiri yang harus anda ketahui.

Kode 1N

  • 1N4764A adalah 100 volt
  • 1N4763A adalah 91 Volt
  • 1N4762A adalah 82Volt
  • 1N4761A adalah 75 volt
  • 1N4760A adalah 68 volt
  • 1N4759A adalah 62 volt
  • 1N4758A adalah 56 volt
  • 1N4757A adalah 51 volt
  • 1N4756A adalah 57 volt
  • 1N4755A adalah 43 volt
  • 1N4754A adalah 39 volt
  • 1N4753A adalah 36 volt
  • 1N4752A adalah 33 volt
  • 1N4751A adalah 30 volt
  • 1N4750A adalah 27 volt
  • 1N4749A adalah 24 volt
  • 1N4748A adalah 22 volt
  • 1N4747A adalah 20 volt
  • 1N4746A adalah 18 volt
  • 1N4745A adalah 16 volt
  • 1N4744A adalah 15 volt
  • 1N4743A adalah 13 volt
  • 1N4742A adalah 12 volt
  • 1N4741A adalah 11 volt
  • 1N4740A adalah 10 volt
  • 1N4739A adalah 9.1 volt
  • 1N4738A adalah 8.2 volt
  • 1N4737A adalah 7.5 volt
  • 1N4736A adalah 6.8 volt
  • 1N4735A adalah 6.2 volt
  • 1N4734A adalah 5.6 volt
  • 1N4733A adalah 5.1 volt
  • 1N4732A adalah 4.7 volt
  • 1N4731A adalah 4.3 volt
  • 1N4730A adalah 3.9 volt
  • 1N4729A adalah 3.6 volt
  • 1N4728A adalah 3.3 volt

Kode MA5

Selain kode yang telah saya sebutkan di atas, ternyata masih ada kode lain yang harus kita ketahui agar dapat menggunakan komponen dioda zener dengan baik. Dan Kode tersebut adalah sebagai berikut;

  • MA5xxx adalah 1/8 watt
  • MA4xxx adalah ¼ watt
  • MA3xxx adalah 0.3 watt
  • MA2xxx adalah 0.5 watt
  • MA1xxx adalah 1 watt

Lalu tiga angka berikutnya yang belum saya sebutkan diatas adalah untuk menunjukan tegangan kerjanya, seperti di bawah ini

  • MA3091 adalah 9.1 volt
  • MA1056 adalah 5.6 volt
  • MA2180 adalah 18 volt
  • MA3100 adalah 10 volt

Saya berharap anda memahami dengan baik penjelasan diatas tentang cara pembacaan kode dari komponen dioda zener.

Dioda zener memiliki tegangan tertinggi 200 volt dan tegangan terendahnya adalah 2.4 volt. Daya maksimal yang dimiliki oleh dioda zener adalah 5 watt.

Latest posts by Yusup Susanto (see all)

You might also like

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *